Belajar Analisis Fundamental Saham Secara Mudah|Panduan Pemula 2021

Para investor pemula seringkali bingung untuk menentukan langkah apa yang seharusnya diambil saat mau berinvestasi pada aset saham. Salah satunya adalah mengenal apa itu analisis fundamental saham dan menerapkannya pada trading mereka. Anda mungkin saja sama seperti mereka, tidak tahu harus berbuat apa, bukan begitu? Perlu diingat ya, jual beli saham bukanlah kegiatan judi yang hanya mengandalkan faktor keberuntungan, tapi transaksi saham Anda harus berdasarkan analisis fundamental dan analisis teknikal supaya kegiatan investasi saham Anda bisa membuahkan hasil yang maksimal.  

Saking pentingnya masalah ini, khususnya bagi para trader pemula, maka kami mencoba menguraikan sebuah panduan belajar menganalisa fundamental saham secara gampang dan mudah dipahami. Kami harap artikel ini dapat membuka wawasan Anda mengenai analisis saham fundamental dan hal-hal terkait lainnya. Dan untuk memudahkan pembahasan, kami akan membaginya ke dalam beberapa poin sebagai berikut:

Penasaran dengan pemaparan dari masing-masing poin di atas? Yuk, silahkan simak terus artikel ini hingga tuntas ya!

Apa Itu Analisis Fundamental?

Apa Itu Analisis Fundamental?

Analisis fundamental bisa diartikan sebagai teknik atau cara untuk menganalisa aset saham yang fokus pada sejumlah faktor seperti performa perusahaan yang menerbitkan saham yang Anda beli, kompetensi usaha, hingga situasi ekonomi di level nasional dan global, baik ekonomi mikro maupun ekonomi makro. 

Untuk menjabarkan apa itu analisis fundamental saham secara lebih mudah, silahkan Anda gunakan analisis fundamental untuk menjawab sejumlah pertanyaan berikut ini:

  • Apakah pendapatan perusahaan telah mengalami kenaikan? 
  • Bagaimana bisnis yang dijalankan perusahaan menghasilkan profit? 
  • Apa itu keuntungan kompetitif yang dimiliki oleh perusahaan?
  • Akankah bisnis perusahaan mampu membayar kembali utang-utangnya?
  • Apakah bisnis Anda sedang mengelola data mentah yang telah diproses (cooking data)?

Sudah paham, ya? Jadi dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, Anda sebagai calon investor akan bisa menilai bahwa aset saham dari sebuah perusahaan yang Anda beli merupakan aset yang sehat dan diprediksi kuat akan menguntungkan di masa-masa mendatang. Data-data itu akan menjadi referensi utama untuk kalian saat ingin memiliki sebuah saham perusahaan, baik perusahaan lokal, maupun perusahaan global. Namun jika Anda tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dengan data-data yang positif, maka sebaiknya Anda tidak membeli aset saham itu. 

Atau untuk lebih jelasnya, silahkan lihat uraian pada poin kedua di bawah ini ya!

4 Kepentingan Analisis Fundamental Saham

Mengapa analisis fundamental saham sangat penting bagi seorang calon investor seperti Anda? Bukankah itu sangat menghabiskan waktu dan energi Anda dalam mengumpulkan data-data yang diperlukan?

Secara lebih detail, kami akan paparkan beberapa hal mengapa jenis analisis ini dianggap begitu penting sebagai berikut:

1) Evaluasi manajemen

Manajemen itu seperti nyawa bagi perusahaan yang memiliki peran krusial dalam pertumbuhan dan kesuksesan sebuah perusahaan. Analisis fundamental saham membantu memahami struktur manajemen dan bagaimana performanya selama bertahun-tahun. Di Indonesia sendiri, ada beberapa perusahaan yang terlihat sangat menguntungkan, tapi ternyata memiliki manajemen internal yang kurang baik. 

2) Menganalisa kekuatan perusahaan

Analisis fundamental saham akan membantu Anda mengetahui kekuatan finansial sebuah perusahaan, tidak masalah apakah manajemen perusahaan itu baik atau buruk. Kondisi keuangan perusahaan yang sehat menjadi salah satu indikator penting mengapa Anda perlu berinvestasi pada perusahaan itu.  

3) Menentukan kemampuan perusahaan dalam mengalahkan kompetitornya

Jenis analisis ini membantu Anda untuk membuat perbandingan antara perusahaan yang sahamnya Anda beli dan perusahaan-perusahaan kompetitor lainnya. Anda akan bisa melihat apakah perusahaan bisa mengalahkan kompetitornya atau tidak. Jika tidak, maka perusahaan diprediksi tidak akan bertahan lama. Tapi sebaliknya, jika perusahaan yang Anda ingin berinvestasi mampu berdiri kokoh dan menjadi salah satu yang terbaik di antara para pesaingnya, maka Anda disarankan untuk membeli sahamnya. 

4) Menentukan nilai wajar

Dengan bantuan analisis fundamental saham, Anda dapat dengan mudah menentukan nilai wajar dari sebuah perusahaan dengan menganalisa secara cermat performa perusahaan di masa lalu dan masa sekarang. Nilai wajar membantu Anda untuk memutuskan apakah perusahaan itu overvalued (dinilai terlalu tinggi) atau undervalued (dinilai terlalu rendah). 

Prinsip dan Pendekatan Analisis Fundamental Saham

Sejauh ini terdapat 4 (empat) prinsip analisis fundamental yang perlu Anda ketahui yaitu sebagai berikut:

  • Prinsip reaksi berantai, dimana semakin besar dari sebuah informasi, maka hal itu  akan berdampak pula pada nilai saham.
  • Prinsip jarak informasi, maksudnya adalah semakin dekatnya informasi itu dengan sebuah aset saham, maka akan semakin besar pula dampak dari informasi itu. Begitu juga, semakin jauh informasi itu dengan aset saham, maka semakin kecil pula dampak informasi itu terhadap nilai saham. Contohnya adalah segala kejadian yang terjadi di Indonesia akan mempunyai dampak lebih besar terhadap Indeks Harga Saham Gabungan daripada kejadian yang berasal dari luar negeri.
  • Prinsip sumber berita, dimana sumber berita yang resmi dan populer memiliki dampak lebih besar terhadap harga saham dibandingkan dengan sumber-sumber berita yang tidak resmi.
  • Prinsip jenis berita, dimana tentunya segala berita terkait ekonomi di suatu negara akan mempunyai dampak lebih besar dibandingkan dengan berita-berita politik, sosial dll. 

Dalam hal pendekatan, analisis fundamental saham dapat dibagi menjadi 2 yaitu:

  • Pendekatan top-down

Seorang investor yang mengambil pendekatan ini memulai analisanya dengan mempertimbangkan kesehatan dari keseluruhan ekonomi. Dengan menganalisis berbagai faktor ekonomi makro seperti level GDP, inflasi dan nilai suku bunga, investor mencoba untuk menentukan seluruh arah ekonomi dan mengidentifikasi industri dan sektor ekonomi yang menawarkan kesempatan investasi terbaiknya. 

  • Pendekatan bottom-up

Berbeda dengan pendekatan top-down yang memulai analisa dari skala yang lebih besar, pendekatan bottom-up langsung dilakukan dengan menganalisa saham-saham individual. Alasan para investor dalam mengambil pendekatan ini adalah bahwa saham individual bisa jadi memiliki performa  jauh lebih baik daripada keseluruhan industri. Dengan kata lain, pendekatan bottom up ini utamanya berfokus pada berbagai faktor ekonomi mikro seperti pendapatan perusahaan dll.   

Baca Juga: Cara Beli Saham Bagi Investor Pemula: Panduan Lengkap

Analisis Fundamental Saham diperuntukkan untuk Siapa Saja?

Pasti Anda akan bertanya-tanya, penggunaan analisis fundamental ini cocok untuk siapa saja? Apakah seorang trader perlu menggunakan analisis fundamental yang tampak rumit ini? Jika ternyata analisis fundamental saham kurang cocok bagi trader, lalu jenis analisis bagus untuk siapa ya?

Baiklah, kami akan menguraikannya dengan poin-poin berikut ini:

  • Para investor yang punya niat berinvestasi dalam waktu yang lama

Mereka ini lebih suka mempertahankan posisi mereka pada jangka waktu yang lama kecuali ada masalah serius terkait perusahaan, seperti tiba-tiba terjadi huru hara politik dan ekonomi. Mereka ini adalah para investor yang sabar yang tidak peduli dengan volatilitas jangka pendek pada harga saham.

  • Para penasehat keuangan

Orang-orang ini memiliki tugas memberikan pelayanan dalam bidang keuangan dan juga memberikan nasehat kepada para kliennya mengenai saham dari perusahaan yang mana yang mesti dibeli dan kapan seharusnya melakukan jual atau beli saham.

  • Para investor nilai (value investor)

Mereka ini biasanya mencari saham yang mengalami salah harga di pasar seperti harga dan nilai sebuah aset saham yang tidak sesuai. Mereka mencoba mengidentifikasi perusahaan-perusahaan yang benar-benar terpukul.

  • Para manajer dana

Mereka ini biasanya bekerja di perusahaan-perusahaan seperti perusahaan asuransi atau dana pensiun yang mengelola kumpulan dana. Karena mereka punya peranan penting dalam mengelola dana yang berjumlah sangat besar itu, maka biasanya mereka memiliki sebuah tim yang terdiri dari para profesional untuk melakukan riset mendalam mengenai saham. 

Baca Juga: 10 Sekuritas Terbaik di Indonesia (Daftar Terbaru 2021)

Komponen-Komponen Analisis Fundamental Saham

Pada kenyataannya, analisis fundamental saham terdiri dari 3 (tiga) komponen pentingnya yaitu sebagai berikut:

Analisis ekonomi

Itu menjadi sangat krusial menganalisis ekonomi secara detail untuk mengidentifikasi berbagai faktor makro yang berbeda dan pengaruh mereka pada performa perusahaan yang akhirnya akan berdampak pada baik buruknya aset saham yang ingin dibeli. Para analis biasanya mempertimbangkan berbagai aspek seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi atau deflasi, situasi geopolitik saat menggunakan analisis ini. 

Analisis Industri

Keseluruhan performa dan prospek industri memiliki dampak langsung terhadap performa perusahaan. Dengan analisis ini, para analis biasanya akan mempertimbangkan berbagai aspek seperti bagaimana industri bekerja, pembagian pasar perusahaan dan para kompetitornya, kekuatan tawar para konsumen, dll. 

Analisis Perusahaan

Performa internal dari sebuah organisasi perusahaan merupakan bagian paling penting pada analisis fundamental. Saat para analis melakukan analisis perusahaan, itu artinya mereka mempertimbangkan 2 (dua) aspek yang terdapat pada perusahaan, yaitu performa kualitatif dan performa kuantitatif perusahaan. 

Beberapa elemen analisis fundamental saham quantitative adalah EPS, rasio P/E, rasio P/B, rasio Utang/Ekuitas, dan rasio RoE.

Beberapa istilah rasio finansial untuk membantu Anda dalam menggunakan analisis fundamental

Sebagai calon investor saham yang ingin mendalami dunia investasi, kami fikir Anda perlu mengetahui beberapa istilah rasio finansial pada sebuah perusahaan. Bukan, begitu? 

Berikut ini beberapa indikator fundamental yang akan membantu Anda memahami lebih dalam mengenai perusahaan/saham:

Earning Per Share (Pendapatan Per Saham) disebut dengan EPS. Ini adalah sebuah ukuran profitabilitas. 

EPS = Profit Bersih Perusahaan yang dibagikan ke sejumlah pemegang saham yang menonjol.

Price to Earnings Ratio (Rasio Harga terhadap Pendapatan) disebut juga dengan rasio P/E. Ini merupakan ukuran valuasi. 

P/E = Harga Saham dibagi Pendapatan Per Saham

Price to Book ratio (rasio Harga terhadap Buku) disebut juga dengan rasio P/B. Ini merupakan valuasi bagi perusahaan-perusahaan perbankan dan finansial.

P/B = Harga Saham dibagi dengan Nilai Buku dari Saham/Perusahaan

Debt to Equity ratio (rasio Utang terhadap Ekuitas) disebut juga dengan D/E. Ini merupakan ukuran utang. 

Rasio Utang terhadap Ekuitas = Total Kewajiban perusahaan dibagi dengan total ekuitas para pemegang saham 

Return on Equity Ratio (Rasio return terhadap Ekuitas) disebut juga dengan RoE. Ini merupakan ukuran profit yang bisa dihasilkan dengan uang yang telah diinvestasikan oleh para pemegang sahamnya. 

Return on equity = Pendapatan bersih perusahaan dibagi dengan ekuitas para pemegang sahamnya. 

Bagaimana Cara Memulai Analisis Fundamental?

Pada dasarnya memulai analisis fundamental pada investasi Anda tidaklah sesulit yang dibayangkan, tapi tentunya perlu kesabaran dalam mengumpulkan berbagai data yang diperlukan. Nah disini kami akan mempersembahkan 6 (enam) langkah yang perlu Anda ikuti untuk melakukan analisis fundamental saham pada sebuah perusahaan sebagai berikut ini:

Silahkan pahami perusahaan terlebih dahulu

Langkah ini boleh jadi merupakan langkah paling penting yang perlu Anda lakukan dalam memulai analisis fundamental saham pada perusahaan yang sahamnya akan Anda beli. Memahami perusahaan itu akan memberikan Anda pengetahuan lebih jauh bagaimana perusahaan sedang melakukan performanya, apakah perusahaan mengambil keputusan yang tepat dalam mencapai tujuan bisnisnya, dan apakah Anda mesti menahan atau menjual saham. Langkah ini bisa dilakukan dengan salah satunya mengunjungi website resminya dan mempelajari seputar perusahaan, manajemennya, produk-produknya dan banyak lagi. 

Silahkan gunakan rasio-rasio finansial untuk penyaringan awal 

Langkah kedua yang juga penting dalam memulai analisis fundamental saham adalah membuat daftar sejumlah perusahaan yang dianggap baik untuk investasi. Lalu, Anda melakukan penyaringan dengan menggunakan rasio-rasio yang akhirnya akan mengarahkan Anda ke pilihan perusahaan yang paling tepat. Misalnya saja Anda disini bisa menggunakan berbagai rasio finansial seperti rasio PE, rasio PBV, ROE, CAGR, hasil dividen dan banyak lagi. Karena itulah, kami sangat menyarankan Anda memahami istilah-istilah tersebut yang sudah kami uraikan di poin 5. 

Oh iya, Anda juga bisa melakukan penyaringan terhadap perusahaan-perusahaan berdasarkan rasio-rasio keuangan dengan menggunakan cara yang lebih cepat dan simpel yaitu dengan menggunakan beberapa website finansial seperti Trade Brains Screener, Screener.in, investing.com dan banyak lagi. 

Silahkan pelajari laporan-laporan keuangan perusahaan secara lebih cermat

Setelah Anda melakukan poin 1 dan 2, maka langkah berikutnya adalah Anda mesti memulai menganalisa laporan-laporan keuangan yang biasanya dikeluarkan oleh pihak perusahaan secara berkala, misalnya saja statement untung rugi, statement arus kas, biaya operasional, penghasilan, pembelanjaan dll. Anda dapat mengevaluasi nilai pertumbuhan tahunan majemuk (Compounded Annual Growth Rate/CAGR), penjualan, dan jika profit bersih telah meningkat selama 5 tahun yang lalu secara berturut-turut, itu akan menjadi pertanda yang positif bagi perusahaan. 

Silahkan temukan perusahaan pesaing (kompetitor) dan juga pelajari mereka. 

Langkah berikutnya dalam memulai analisis fundamental saham adalah mencari tahu dan mengidentifikasi perusahaan-perusahaan pesaing, dan lalu mempelajarinya. Tentunya perusahaan yang ingin Anda investasi di dalamnya haruslah merupakan salah satu yang terbaik di bidangnya. Silahkan untuk mencoba menemukan sebuah perusahaan yang sedang memiliki performa lebih baik daripada perusahaan-perusahaan yang lainnya. Mengapa demikian? Karena perusahaan itu pastinya memiliki prospek masa depan yang lebih baik, proyek-proyek mendatang yang direncanakan secara baik, dan lain-lain. 

Silahkan cek utang perusahaan dan bandingkan dengan perusahaan-perusahaan pesaing

Seperti mungkin sudah Anda ketahui bahwa utang adalah sebuah faktor penting yang dapat menjatuhkan performa sebuah perusahaan. Saham yang diterbitkan tidak dapat memiliki performa yang baik dan juga tidak akan memberikan Anda keuntungan yang diharapkan jika ternyata perusahaan mempunyai utang yang sangat besar.

Dan sangat disarankan disini agar Anda menjauhi perusahaan-perusahaan dengan utang besar. Dengan kata lain, Anda disarankan untuk menemukan sebuah perusahaan untuk berinvestasi yang memiliki rasio antara utang dan ekuitas kurang dari 1. Selain itu, untuk menentukan utang perusahaan itu wajar atau tidak, Anda juga bisa membandingkannya dengan  perusahaan-perusahaan pesaing. 

Silahkan lakukan analisis pada prospek masa depan perusahaan

Langkah terakhir yang bisa Anda lakukan dalam memulai analisis fundamental saham adalah melakukan analisa seputar prospek perusahaan di masa depan. Mengapa langkah ini penting sekali diambil? Sebab analisis fundamental akan sangat efektif saat Anda ingin berinvestasi pada sebuah perusahaan dengan jangka waktu yang lama. Disini kami sarankan agar Anda berinvestasi pada sebuah perusahaan yang produknya masih dapat berguna 15 hingga 25 tahun kemudian dari tanggal produksinya. 

Dimana Anda bisa memperoleh laporan fundamental mengenai sebuah perusahaan atau aset saham?

Saat menggunakan analisis fundamental mengenai sebuah perusahaan, Anda tentunya perlu menemukan laporan mengenai jenis analisis ini. Tapi pertanyaannya sekarang adalah dimana sih Anda bisa memperoleh laporan-laporan seperti ini? Sulit mencarinya? Tidak juga, malah sangat mudah dilakukan. 

Jika Anda mempunyai sebuah akun trading pada salah satu broker online terpercaya dan paling populer seperti Mitrade, maka Anda akan dengan mudah mendapatkan laporan-laporan analisis fundamental pada platform trading mereka. Biasanya para broker trading memiliki departemen riset dan layanan yang menyediakan laporan-laporan tersebut. 

Oh iya selain itu, Anda juga bisa memperoleh laporan tahunan, statement finansial perusahaan yang berasal dari website resmi perusahaan. Jadi Anda bisa mengecek website mereka untuk mengetahui hal-hal apa saja yang terkait dengan analisis fundamental. 

Atau jika Anda mau, Anda juga bisa membeli laporan-laporan dari organisasi riset swasta yang bertugas untuk melakukan riset finansial secara mendalam. Anda mau pilih yang mana?

Beberapa Kelebihan dan kekurangan analisis fundamental

Jenis analisis ini nampak cocok digunakan bagi calon investor saham yang ingin mulai berinvestasi dalam jangka waktu yang cukup lama. Tapi bagaimanapun juga, Anda perlu tahu secara baik beberapa kelebihan dan kekurangan dari penggunaan analisis fundamental ini supaya prediksi Anda terhadap pergerakan harga saham di pasar  lebih terarah dan tepat.

Mau tahu apa saja kelebihan dan kekurangan analisis fundamental yang wajib Anda ketahui. Yuk, silahkan perhatikan tabel di bawah berikut ini:  

Pros
  • Sangat berguna untuk pendekatan investasi jangka panjang
  • Memberikan gambaran lengkap mengenai aspek-aspek finansial sebuah perusahaan
Cons
  • Data keuangan diperlukan dan tidak bisa dianalisis oleh semuanya
  • Melibatkan proses yang panjang dan rumit, jadi kesabaran merupakan kunci untuk menggunakan jenis analisis ini

Apa perbedaan antara analisis teknikal dengan analisis fundamental?

Meskipun kedua jenis analisis sangat penting untuk digunakan oleh para investor dalam memprediksikan pergerakan harga saham di masa depan, namun ternyata ada sejumlah perbedaan mendasar yang membedakan antara keduanya. Mau tahu apa saja perbedaan-perbedaan tersebut? Yuk, mari sama-sama kita perhatikan tabel di bawah ini!

FaktorAnalisis fundamentalAnalisis Teknikal
KegunaanMengkalkulasi nilai saham secara riil Memprediksi pergerakan harga saham di masa depan
Dilakukan dengan menggunakan apa?Data finansial, informasi perusahaan dan sektorHarga, data volume trading 
Jangka waktu untuk analisisJangka PanjangJangka pendek
Cocok untuk Para investorPara trader

Kesimpulan

Sebagai calon investor pada aset saham, Anda perlu mengetahui dan menggunakan analisis fundamental saham yang nampak rumit itu. Ya, melakukan analisis fundamental perlu kesabaran lebih banyak karena itu akan menghabiskan energi dan waktu Anda. Menurut pendapat kami, jika Anda butuh cepat akan segala informasi yang diperlukan untuk analisis fundamental, maka Anda bisa mengambil opsi lain yang jauh lebih simpel dan mudah,

Yaitu dengan bergabung dengan sebuah broker trading online terpercaya dan memiliki reputasi global seperti broker Mitrade yang selalu menyediakan berbagai laporan keuangan dan data-data yang diperlukan lainnya. Biasanya para broker online populer memiliki tim kompeten dalam bidang finansial yang mengolah data-data tersebut untuk membantu Anda melakukan analisis fundamental secara baik dan tepat. 

Selamat berinvestasi saham ya dan semoga sukses selalu!


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Don`t copy text!