Belajar Cara Trading Crypto Untuk Raih Profit 2021

Pada 10 tahun terakhir ini, trading crypto (cryptocurrency) terutama bitcoin, ethereum, ripple, dogecoin dan tether meraih popularitas yang tinggi di kalangan para trader dan investor sebab keuntungannya cukup menjanjikan. Maka tak heran di Indonesia, saat ini sudah mulai bermunculan berbagai komunitas dan forum online yang fokus membahas mata uang kripto dan cara-cara melakukan trading crypto supaya menghasilkan untung yang banyak. Para pakar dan analis keuangan juga sering mendiskusikan prospek aset kripto di masa depan.  

Nah dikarenakan karakternya yang serba unik dan diperoleh dengan cara-cara yang berbeda pula dibandingkan dengan aset-aset finansial lainnya, maka kali ini kami akan mencoba membahas belajar cara trading crypto secara lebih detail dan komplit. 

Tapi pertanyaannya memang bisa ya trading crypto?Bukankah kita sama sekali tidak pernah melihat wujud fisiknya? Jika trading crypto ini bisa dilakukan, bagaimana mekanismenya dan apakah ada platform-platform trading yang menyediakan perdagangan mata uang kripto ini?

Karena itulah untuk menjawab rasa penasaran Anda dengan dunia trading crypto ini, maka kami sudah membagi pembahasan ke dalam poin-poin berikut ini:

Mau tahu lebih lanjut bahasan kelima poin di atas? Yuk, silahkan simak terus artikel ini sampai habis. Kami jamin pengetahuan Anda dalam trading crypto akan semakin bertambah luas. 

Apa itu Trading Crypto? 

Trading Crypto Untuk Raih Profit

Sebelum masuk ke pembahasan lebih mendalam mengenai cara-cara trading crypto, kami akan mendefinisikan terlebih dahulu apa itu trading crypto.

Secara mudah trading crypto merupakan cara yang dilakukan oleh para trader untuk memperoleh profit dari kegiatan jual beli mata uang kripto yang biasanya dilakukan via online. Tipe trading crypto memiliki karakter yang unik dan pastinya berbeda dengan produk-produk finansial lainnya, salah satunya disebabkan oleh munculnya teknologi blockchain yang mendukung keberadaan crypto dan adanya pasar (exchange) untuk bisa melakukan transaksi jual beli mata uang kripto tersebut. 

Strategi pada trading crypto memiliki kesamaan dengan trading pada aset-aset lainnya yaitu membuka posisi buy saat harganya sedang turun, dan kemudian melakukan sell saat harganya sedang naik. Maka selisih harga buy dan sell ini merupakan profit yang cukup lumayan bagi Anda yang tertarik menggeluti dunia kripto ini.

Apakah Trading Crypto Halal atau Haram?

Karena crypto ini memiliki banyak perbedaan yang cukup signifikan dengan aset-aset finansial lainnya yang lebih dulu dikenal, maka mungkin di antara kalian banyak yang bertanya-tanya, bagaimanakah hukumnya dalam kacamata agama Islam atau syariah? Apakah trading crypto itu halal atau haram?

Jika melihat fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), maka kita akan mendapatkan ada 2 (dua) hukum pada mata uang kripto, yaitu halal (mubah) dan haram. Badan yang memiliki otoritas pengeluaran fatwa di Indonesia ini mengatakan bahwa mata uang kripto memiliki hukum mubah jika dimanfaatkan sebagai alat tukar bagi mereka yang menerima pertukaran tersebut, namun hukumnya akan menjadi haram jika kripto dijadikan sebagai produk investasi karena kripto ini dianggap mengandung unsur spekulasi murni dan ketidakjelasan yang bisa merugikan salah satu pihak. 

Di Indonesia sendiri meskipun masih belum mengakui sebagai alat bayar yang sah seperti layaknya uang rupiah, tapi Pemerintah sudah mengakui bahwa mata uang kripto ini bisa dianggap sebagai komoditi berjangka. Itu berarti bahwa aset kripto bisa diperjualbelikan seperti layaknya aset forex, emas, perak dll. 

Cara-Cara Trading Crypto bagi Trader Pemula

Apakah seorang pemula seperti Anda bisa melakukan trading crypto dan menjadi seorang trader yang sukses? Apakah trading crypto bisa dilakukan secara mudah dan cepat walaupun Anda itu adalah seorang trader pemula? 

Iya,  jika Anda merasa masih pemula, maka Anda boleh-boleh saja melakukan trading aset crypto ini sebab untuk menjadi seorang trader, seseorang tidak perlu memiliki latar belakang pendidikan dalam bidang ekonomi dan investasi. Anda bisa memperoleh pengetahuan pada dunia trading crypto secara otodidak, alias belajar sendiri misalnya dengan cara bergabung pada komunitas uang kripto, mengikuti berbagai webinar atau seminar trading kripto, atau bisa menonton berbagai panduan trading kripto di banyak channel Youtube. 

Dan nyatanya trading crypto itu sebenarnya dapat dilakukan dengan cepat, praktis dan mudah. Selain itu, trading kripto juga ternyata tidak perlu biaya yang sangat besar meskipun harga koin bitcoin misalnya yang harganya kini sudah mencapai ratusan juta rupiah.

Anda penasaran dengan apa yang saya katakan baru saja?

Berikut ini cara-cara untuk melakukan trading crypto secara cepat dan praktis yang perlu Anda pertimbangkan:

Langkah 1: Silahkan putuskan jika Anda ingin mempunyai mata uang kripto, atau secara mudah memiliki dugaan atau prediksi yang tepat bahwa nilai aset kripto itu akan naik atau turun di masa-masa yang akan datang.

  1. Jika Anda ingin memiliki mata uang kripto, maka Anda perlu mendaftar akun di sebuah exchange (bursa aset kripto). Maka silahkan cobalah Indodax, sebab itu adalah aplikasi yang mudah digunakan dan ramah pengguna.
  2. Jika anda ingin melakukan spekulasi pada harganya, maka Anda perlu sebuah broker trading online. Silahkan cek broker-broker mata uang kripto dan pilih salah satunya yang menurut Anda menawarkan keuntungan paling banyak. 

Baca Juga: 12 Aplikasi Trading Bitcoin Terbaik di Indonesia 2021

Langkah 2: Silahkan lakukan deposit pertama kalian dengan mentransfer dana dengan jumlah minimal yang telah ditentukan masing-masing exchange atau broker online. Misalnya broker forex yang disebut-sebut sebagai broker yang paling direkomendasikan di tahun ini seperti broker Mitrade akan membebankan deposit awal yang sangat kecil, hanya $50 saja sehingga tidak akan membebankan para pelanggannya di seluruh dunia sama sekali. 

Baca Juga: Review Mitrade: Apakah Mitrade Scam atau Broker Forex Resmi (2021)

Langkah 3 : Silahkan beli mata uang kripto sesuai keinginan dan kebutuhan Anda, atau buka posisi buy. Biasanya broker trading atau exchange akan menawarkan berbagai jenis uang kripto yang bisa Anda pilih.   

Ok, kami yakin Anda sudah paham ya dengan penjelasan di atas. 

Untuk lebih detailnya, berikut ini adalah cara-cara melakukan trading crypto bagi para trader pemula:

1) Melakukan trading mata uang kripto melalui sebuah exchange (bursa)

Cara ini cocok bagi mereka yang memiliki sebuah strategi yang bernama buy and hold, dimana Anda membeli sebuah aset kripto dan kemudian menahannya. Ini dikarenakan membeli aset kripto melalui sebuah exchange berarti Anda mengambil kepemilikan langsung atas mata uang kripto tersebut, dengan harapan harganya akan naik di masa depan. 

Beberapa exchange paling populer yang selama ini menjadi tempat para trader melakukan jual beli aset kripto termasuk Coinbase, Kraken, Binance, Etoro, Coinmama dan banyak lagi. 

Tapi tentunya Anda perlu tahu bahwa melakukan trading kripto dengan cara membelinya di exchange akan menimbulkan beberapa masalah yang mungkin cukup mengganggu kegiatan trading Anda, sebab pastinya Anda ingin agar kegiatan trading kripto Anda berjalan secara cepat dan lebih praktis. 

Mau tahu kekurangan-kekurangan trading kripto pada exchange? Yuk, mari kita simak sama-sama ya sebagai berikut:

  • Banyak exchange yang beroperasi secara online ini kurang memiliki regulasi yang memadai dan infrastruktur diperlukan untuk merespon secara cepat demi mendukung permintaan.
  • Mesin dan server yang sesuai pada sebuah exchange seringkali tidak dapat diandalkan, yang bisa menghasilkan penundaan pasar atau mengurangi ketepatan eksekusi.
  • Banyak dari exchange seringkali membebankan biaya-biaya dan pembatasan saat melakukan deposit dan penarikan dana dari akun exchange pilihan Anda, padahal pembukaan akun-akun mereka yang baru juga pada exchange itu bisa memerlukan waktu berhari-hari. 
  • Anda pasti memerlukan sebuah dompet mata uang kripto untuk menyimpan koin-koin kripto Anda. Masalahnya dompet/wallet kripto juga rentan terhadap risiko-risiko hacking, pencurian data-data dan lain-lain. 

Kalau begitu, mengingat begitu banyaknya masalah yang akan ditimbulkan dari kegiatan trading kripto pada sebuah exchange, adakah opsi alternatif lainnya untuk trading kripto yang kurang beresiko dan pastinya lebih aman dan terpercaya. 

Hmm..jika ini yang Anda cari, maka kami akan memberikan sebuah solusi yang paling baik bagi Anda, yaitu cara kedua trading kripto yang paling cocok bagi seorang trader pemula seperti Anda, yaitu dengan melakukan trading kripto dengan konsep CFDs (Contract for Diferences).

Mau tahu apa itu dan bagaimana konsep trading ini diaplikasikan? Mari simak terus kelanjutan artikel ini hingga selesai ya supaya Anda merasa yakin bahwa pilihan Anda adalah pilihan yang tepat dan pastinya menguntungkan.  

2) Trading Cryptocurrency dengan CFD

Cara kedua trading crypto yang bisa Anda pertimbangkan secara baik adalah trading crypto dengan menggunakan konsep CFDs atau Contract for Differences (Kontrak Untuk Perbedaan-Perbedaan). Sebagai seorang trader pemula, mungkin Anda masih merasa asing dengan pengertian apa itu CFD dan bagaimana cara kerjanya. 

Baiklah, sebelum melangkah lebih lanjut ke pembahasan berikutnya, akan kami utarakan terlebih dahulu apa itu CFDs ini?

Sesuai namanya, CFDs secara simpel disebut dengan sebuah kontrak antara broker trading dan Anda sebagai seorang trader dimana Anda dibolehkan untuk membeli aset trading dan investasi seperti mata uang uang kripto, tapi perlu diingat Anda tidak benar-benar memiliki aset tersebut. Anda hanya mengambil profit dari selisih yang timbul dari perbedaan antara harga beli dan harga jual pada aset yang Anda beli tersebut. 

Secara umum trading crypto berputar pada hal seputar spekulasi akan harganya, daripada memiliki salah satu koin aktual apapun. Dengan alasan ini, broker-broker online yang menawarkan forex dan CFDs biasanya merupakan pengenalan yang lebih mudah bagi para trader pemula, daripada dengan cara membeli mata uang riil via sebuah exchange.

Faktanya saat ini banyak trader, termasuk mereka yang berada di Indonesia, beralih ke trading aset mata uang digital dengan konsep CFDs ini, sebab mereka mendapatkan ada sejumlah kelebihan yang tidak bisa didapatkan pada trading crypto via sebuah exchange. Mau tahu alasan-alasan apa saja? 

Ini dia kelebihan-kelebihan trading crypto dengan CFDs:

  • Tidak perlu modal besar untuk bisa membeli aset kripto yang sangat mahal ini sebab biasanya para broker trading akan menawarkan sebuah fasilitas bernama rasio leverage yang berguna untuk menaikkan daya beli Anda pada sebuah aset kripto. Bayangkan saja, aset kripto yang bernilai jutaan rupiah ini, bisa Anda beli dengan modal yang jauh lebih kecil. Masih tidak percaya dengan ucapan saya? Mari kita buktikan sama-sama!
  • Anda tetap bisa meraih profit pada dua kondisi naik atau turun harga aset kripto. Misalnya saja Anda bisa menjualnya secara cepat dan mudah saat harganya lebih tinggi dari harga beli Anda, dimana adanya selisih harga itu adalah profit yang bisa Anda raih.
  • Anda tidak perlu membuka akun exchange atau membuka wallet kripto yang cukup beresiko ini untuk menyimpan aset kripto yang Anda miliki. Hal ini tentunya akan banyak menghemat waktu dan tenaga Anda, dan pastinya modal Anda.  

Contoh cara trading crypto melalui sebuah broker online

Lalu pertanyaannya sekarang adalah bagaimana Anda mesti memulai trading crypto dengan konsep CFDs ini? Anda merasa bingung harus memilih broker yang mana, bukan begitu?

Kami sangat paham dengan kekhawatiran Anda sebab begitu banyak (bisa mencapai puluhan hingga ratusan) broker-broker trading, baik broker lokal maupun asing yang beroperasi secara online yang menawarkan berbagai keunggulan dan kemudahan kepada calon tradernya di seluruh dunia.

Tapi kami sarankan Anda untuk memilih sebuah broker trading terpercaya yang akan menjamin keamanan dana Anda dan memberikan berbagai kelebihan lainnya. Untuk itu, kami benar-benar akan rekomendasikan Anda di tahun ini untuk melakukan trading aset kripto pada sebuah broker trading asal Australia bernama Mitrade.

Kami akan coba berikan alasan-alasan mengapa Anda disarankan untuk bergabung dengan Mitrade, salah satu broker terbaik yang direkomendasikan di tahun 2021 ini.  Berikut ini adalah alasan-alasannya:

  1. Alasan terpenting adalah isu legalitas. Faktanya broker Mitrade sudah memiliki lisensi operasionalnya dimana status legalnya sudah jelas. Lisensi Mitrade diberikan oleh dua lembaga otoritas keuangan dunia yang memiliki reputasi global, yaitu ASIC (Komisi Sekuritas dan Investasi Australia) dan CIMA atau Cayman Island Monetary Authority (Otoritas Moneter Kepulauan Cayman).
  1. Dalam hal kepuasaan pelanggan, broker Mitrade selalu berada di garis terdepan. Ini dibuktikan dengan berbagai penghargaan internasional yang berhasil diraihnya seperti broker trading dengan perkembangan paling cepat di dunia oleh International Business Magazine; Broker forex terbaik se- kawasan Asia dan Platform trading seluler paling baik oleh Forex Awards dll.
  1. Menawarkan 6 (enam) jenis mata uang kripto yang bisa Anda pilih yaitu Bitcoin, Ethereum, XRP, Litecoin, BCH. Aset-aset ini dikenal sebagai aset kripto yang memiliki volume trading paling besar di dunia. 
  1. Tidak perlu biaya besar untuk memulai trading karena dengan modal minimal $ 50 atau sekitar Rp 700.000, Anda sudah bisa membeli aset kripto termasuk bitcoin. Anda juga tidak dibebankan biaya komisi sama sekali (zero commission), dan biaya spread yang sangat rendah. Selain itu, Mitrade tidak membebankan biaya sama sekali pada transaksi aset kripto. 

Dan banyak lagi kelebihan-kelebihan broker Mitrade yang menjadi alasan kuat mengapa kami selalu merekomendasikan broker terpercaya ini kepada Anda. 

Nah, sekarang silahkan perhatikan dengan seksama langkah-langkah trading mata uang kripto pada broker Mitrade sebagai berikut:

  1. Silahkan buka sebuah akun dengan cara melakukan registrasi pada aplikasi Mitrade dengan mengunduhnya terlebih dahulu pada Google Play Store atau Apple Store. Atau Anda juga bisa mengunjungi website resmi Mitrade. Anda juga bisa melakukan registrasi dengan  cara yang lebih cepat dengan akun-akun Anda di  Google, Apple atau Facebook.
C:\MITRADE\BITCOIN\4.png
  1. Silahkan isi kolom-kolom yang tersedia dengan data-data Anda secara tepat seperti nama, tanggal lahir, alamat tempat tinggal, alamat email yang valid dll sebagai proses KYC (Know Your Customer).
  1. Silahkan lakukan verifikasi data-data Anda yang dikirim ke email Anda. Biasanya proses verifikasi tidak lebih dari 5 menit saja, tidak seperti broker-broker lainnya yang bisa berjam-jam bahkan berhari-hari.
  1. Silahkan lakukan deposit modal Anda untuk memulai trading pada aset kripto minimal $ 50 saja.
  1. Silahkan pilih salah satu aset mata kripto yang diprediksi akan memberikan profit bagi trading Anda. Misalnya saja disini Anda membeli aset bitcoin ya.
  1. Silahkan tentukan apakah Anda ingin mengambil posisi long atau beli jika Anda memprediksikan bahwa harga kripto akan naik atau posisi short atau jual jika Anda memprediksikan bahwa harganya akan turun. Silahkan atur manajemen risiko dengan memasang stops dan limits dengan tujuan memperkecil resiko kerugian dan memperbesar peluang perolehan profit.
  1. Silahkan monitor posisi beli atau jual pada aset kripto Anda (Bitcoin misalnya)

8. Silahkan tutup posisi Anda untuk meraih profit atau mencegah risiko kerugian. 

Sekarang kami sudah yakin bahwa Anda sudah mengerti dengan cara-cara trading aset kripto pada broker Mitrade ini. Bukan begitu?

Lantas pertanyaannya sekarang, kapan sih waktu yang paling tepat untuk melakukan trading crypto ini? Mau tahu jawabannya? Yuk, silahkan simak penjelasan di bawah ini!

Kapan waktu terbaik untuk trading Crypto?

Sebagai seorang trader pemula, kami yakin Anda ingin tahu kapan waktu paling tepat untuk mulai trading mata uang kripto ini, bukan begitu? Baiklah, disini akan kami jelaskan secara singkat ya!

Jam-jam puncak trading pada pasar biasanya terjadi dari pukul 8 a.m (pagi hari) hingga pukul 4 p.m (sore hari) menurut waktu lokal. Di kalangan para trader, jam-jam ini dianggap sebagai waktu paling tepat  karena jam-jam ini biasanya mendorong volume trading paling tinggi di masing-masing kawasan. Dan meskipun sebuah pasar dapat saja tutup, namun mungkin akan ada pergerakan-pergerakan besar di pasar global tergantung pada berita-berita dan spekulasi-spekulasi yang ada. 

Faktor-faktor yang mempengaruhi harga Crypto? 

Lalu pertanyaan terakhir ingin kami coba jawab sekarang adalah kenapa harga aset kripto ini sering mengalami naik turun harga,dimana suatu waktu harganya bisa saja turun secara drastis atau bahkan naik secara tajam? Jika begitu, faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi harga kripto selama ini?

Kami mencatat setidaknya ada 8 (delapan) faktor yang bisa mempengaruhi harga aset kripto, namun disini kami akan menyajikan 4 (empat) faktor saja yang dianggap paling utama sebagai berikut:

1) Utilitas/penggunaan koin itu sendiri

Untuk membuat sebuah mata uang kripto bernilai, maka penggunaan koin itu perlu ditambah. Seperti mungkin Anda ketahui, mata uang kripto pada dasarnya adalah sebuah manifestasi dari penggunaan buku induk (ledger) besar yang tidak terpusatkan bernama teknologi blockchain. Karenanya untuk memperbaiki penggunaan mata uang kripto, seseorang perlu membuatnya lebih berguna dalam lingkungan blockchain. Intinya, semakin banyak kegunaan kripto, maka semakin naik pula harganya, dan begitu juga sebaliknya.

2) Kelangkaan mata uang kripto di pasar

Faktor lainnya adalah kelangkaan mata uang kripto di pasar. Artinya jika permintaan semakin tinggi pada aset tersebut tapi pasokannya lebih sedikit, maka itu akan mengakibatkan nilai kripto semakin naik, dan begitu juga sebaliknya. Mungkin contoh paling gampang adalah koin bitcoin yang memiliki jumlah terbatas hingga 21 juta keping saja sehingga harganya terus naik akibat demand-nya semakin tinggi dan penambangannya semakin banyak dilakukan oleh para penambang di seluruh dunia.

3) Biaya untuk memperoleh atau memproduksi aset kripto

Semakin tinggi biaya untuk memperoleh sebuah koin kripto, maka semakin tinggi pula nilainya. Seperti mungkin Anda sudah tahu bahwa biaya produksi/penambangan bitcoin sangatlah tinggi. Anda akan memerlukan sistem perangkat keras khusus yang mengkonsumsi banyak energi listrik. Sebuah riset menunjukkan bahwa setiap tahun diperlukan biaya konsumsi energi dari $ 400 juta hingga $ 6,2 miliar untuk kegiatan menambang. Jumlah yang sangat fantastis, bukan?

4) Adanya regulasi negara-negara yang mendukung penggunaan mata uang kripto 

Faktor keempat yang dianggap paling mempengaruhi harga aset kripto adalah dikeluarkannya regulasi-regulasi yang mendukung penggunaan aset kripto pada masyarakat. Penjelasan simpelnya seperti ini, semakin banyak negara yang menerima penggunaan mata uang kripto dalam kegiatan ekonomi dan investasi, maka harganya akan bergerak naik. Dan begitu juga sebaliknya harganya akan jatuh jika ada regulasi-regulasi yang melarang penggunaan mata uang digital itu.  

Selain keempat faktor di atas, ada juga sejumlah faktor lainnya yang bisa mempengaruhi harga aset kripto termasuk tingkat adopsi mata uang kripto oleh masyarakat; kapitalisasi pasar (market cap), nilai dan nilai yang dipersepsikan atas aset tersebut; dan valuasi (penaksiran harga) mata uang kripto.  

Kesimpulan

Mempelajari cara trading crypto merupakan kegiatan yang susah-susah gampang. Sama seperti halnya aset-aset finansial lainnya, Anda akan dituntut untuk melakukan prediksi secara tepat dengan menerapkan berbagai strategi trading yang sesuai. Di Indonesia sendiri, trading kripto baru dikenal beberapa tahun yang lalu saja dan karenya para pemula seperti Anda perlu tahu bahwa selama ini ada dua cara populer untuk melakukan trading kripto yaitu melalui sebuah exchange/bursa populer dan cara kedua adalah trading dengan menggunakan konsep CFDs.

Nah, Anda kini sudah bisa menimbang-nimbang cara manakah yang memiliki resiko lebih kecil dan lebih menguntungkan untuk trader pemula yang punya dana terbatas. Dan kami yakin Anda sudah punya jawabannya sekarang. 

Selamat trading crypto ya dan semoga untung terus! 


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan