Di Mana Beli Emas? Inilah 6 Tempat Aman dan Terpecaya

Tertarik membeli emas? Bingung di mana membelinya? Bingung di mana menyimpannya? Berapa uang yang harus disiapkan untuk membeli emas?

Sebagai produk investasi yang diminati banyak orang, tentu banyak sekali pihak yang menjual emas. Masalahnya, tidak sedikit tempat jual beli emas bodong yang justru meresahkan publik. Bukan untung yang diraih, tapi justru rugi yang didapat.

Untuk itu, kami sudah merangkum seluk beluk informasi seputar emas, termasuk di mana tempat membeli emas yang aman dan terpercaya, apa yang harus disiapkan sebelum membeli, dan apa cara terbaik untuk investasi logam mulia tersebut. Mari lanjut membaca!

Kenapa orang suka membeli emas?

Mari mulai dengan mengapa orang suka membeli emas. Sebab, perilaku ini bisa dilacak hingga ribuan tahun silam. Sejak saat itu pula, emas diketahui telah menjadi komoditas yang berharga. Tidak heran, para bangsawan, raja, hingga orang di zaman ini menukarkan uangnya untuk emas. Lantas, kenapa emas jadi barang berharga?

Pertama, kemampuannya mempertahankan nilai. Sejak masyarakat zaman dulu memberi nilai lebih pada suatu logam, bentuk fisik emas yang mudah dibentuk dan tidak berkarat membuatnya menjadi primadona.

Saking bernilainya, emas pun pernah menjadi mata uang. Ini karena emas mampu menjadi tempat untuk menyimpan nilai (store of value) dalam jangka panjang. Faktor itu pula yang membuatnya lebih superior ketimbang mata uang lainnya.

Kedua, emas dianggap sebagai penangkal inflasi. Ketika terjadi inflasi, nilai mata uang akan turun. Sebaliknya, harga emas justru cenderung naik atau stabil seiring bertambahnya biaya hidup.

Seperti diketahui, inflasi adalah momok bagi investor karena nilai uang Anda dapat terpangkas. Oleh karena itu, para investor menyebut emas sebagai safe haven karena mampu mempertahankan nilainya ketika pasar sedang bergejolak.

Ketiga, emas tidak membutuhkan perawatan khusus. Ketika membeli emas fisik, Anda hanya butuh menyimpannya di loker atau menitipkannya di bank, bahkan tanpa perlu merawatnya. Ini berbeda ketika Anda berinvestasi pada properti di mana perawatan harus terus dilakukan untuk menjaga nilainya.

Hal yang Perlu Anda Ketahui sebelum Beli Emas

Sudah ada rencana beli emas? Membeli emas nyatanya tidak semudah membeli pakaian, beli lalu bawa pulang. Agar tidak menyesal nanti, berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebelum membeli emas untuk memastikan Anda mendapatkan penawaran terbaik.

Cermati Harga Emas 

Sudah pasti Anda harus mengecek harga emas, dalam hal ini per gram-nya. Lakukan dulu survei kecil-kecilan dengan mencari harga emas di beberapa website terpercaya. Ingat, beberapa toko mungkin akan memiliki harga yang berbeda tergantung dari asosiasi mana mereka berasal. Namun, toko yang besar biasanya akan memiliki harga yang mirip.

Ketahui Kadar Kemurnian Emas

Emas tersedia dalam berbagai tingkat kemurnian, misalnya emas 100%  atau 24 karat, emas 91,6% atau 22 karat, hingga emas 75%  atau 18 karat.

Tingkat kemurnian emas dapat memengaruhi nilai dan harga emas. Untuk itu, penting juga mengetahui emas yang Anda cari berdasarkan tingkat kemurniannya.

Beli yang memiliki Sertifikat

Pastikan Anda membeli emas di toko yang menyediakan sertifikatnya. Selain menyediakan informasi gramasi dan kadar emas, sertifikat ini menjadi bukti keaslian emas yang Anda beli. Tak hanya itu, emas yang tidak memiliki sertifikat bisa dicurigai tingkat keasliannya dan Anda pun akan susah ketika menjualnya.

Pilihan Tempat Menyimpan Emas

Pertanyaan berikutnya adalah, di mana Anda menyimpan emas setelah membeli emas? Bila emas yang Anda miliki belum terlalu banyak, Anda bisa menyimpannya di tempat paling aman di rumah, misalnya brankas baja. Namun, bila emas yang Anda miliki membutuhkan keamanan lebih, Anda dapat memanfaatkan layanan penyimpanan barang berharga yang disediakan bank-bank besar.

Beli Emas di Toko Emas Terpercaya

Seperti disebut di atas, popularitas emas juga membuatnya dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab. Untuk itu, Anda perlu berhati-hati dalam memilih toko. Periksalah apakah toko tersebut memiliki reputasi yang baik, menyediakan sertifikat, menawarkan kualitas logam yang baik dan beragam, hingga memberikan garansi dan pengembalian.

Untuk mempermudah dan mempersingkat waktu Anda sebelum membeli emas, kami sudah merangkum beberapa toko emas terpercaya dengan reputasi yang baik dan layanan yang jelas. Mari lanjutkan membaca!

6 Tempat Beli Emas Paling Aman

Setelah memahami apa saja yang perlu diketahui sebelum membeli emas, kini saatnya mempelajari di mana sebaiknya membeli emas. Penasaran? Yuk simak!

1. Toko Emas

Ini adalah tempat paling umum diketahui dan bisa jadi yang pertama Anda kunjungi ketika membeli emas. Sebab, toko emas bisa Anda temui di pasar hingga pusat-pusat perbelanjaan. Tak hanya itu, toko emas biasanya juga menyediakan emas perhiasan maupun batangan.

Setelah mencermati harga, tentukan tujuan pembelian, apakah ini Anda sedang berinvestasi jangka panjang atau membeli emas untuk keperluan aksesoris. Bila untuk investasi, ada baiknya Anda memilih emas batangan. Selain karena kemurniannya lebih terjamin, emas batangan juga dianggap ideal karena harganya cenderung lebih tinggi dan stabil.

Untuk pembayaran, biasanya toko menerima pembelian di tempat dengan uang tunai. Walau begitu, tidak jarang pula toko emas offline yang menyediakan layanan kredit dengan syarat, seperti wajib memiliki kartu kredit.

Harganya beragam, bisa mulai dari Rp150.000 untuk 0,1 gram tergantung bentuk dan tingkat kemurniannya.

2. Pegadaian

Beli Emas Di Pegadaian

Sebagai salah satu BUMN, Pegadaian tentu jadi salah satu tempat terpercaya. Lebih menarik lagi, Pegadaian menawarkan layanan menarik, yaitu Cicil Emas, Tabungan Emas, dan Konsinyasi Emas.

Program Cicil Emas adalah layanan pembiayaan emas batangan kepada masyarakat dengan skema cicilan. Masyarakat dapat mengangsur mulai dari 3-36 bulan.

Sementara itu, program Tabungan Emas, yakni layanan penitipan saldo emas yang memudahkan masyarakat untuk berinvestasi. Selain menyimpan dalam bentuk saldo, Anda juga dapat mencetaknya mulai dari 1 gram.

Sedangkan Konsinyasi Emas adalah layanan untuk membeli, menjual, dan menyimpan emas batangan. Dengan sistem ini, Anda dapat membeli dan menjual emas dengan cara menitipkannya di Pegadaian. Bila emas tersebut laku, keuntungan penjualan akan dibagi sesuai kesepakatan.

Untuk menggunakan ketiga layanan tersebut, Anda cukup datang langsung ke kantor Pegadaian terdekat. Isi semua formulir dan syarat yang diminta kemudian Anda pun siap bertransaksi. Untuk program Tabungan Emas, misalnya, Anda dapat memulai dari 0,1 gram atau sekitar Rp120.000.

3. Kantor Pusat Antam

Tempat beli emas terpercaya lainnya adalah kantor pusat PT Antam. Mungkin tidak banyak yang tahu, selain menjadi produsen emas di Indonesia, PT Antam juga menjual produk-produknya. Anda bisa langsung berkunjung ke kantor pusat PT Antam di Gedung Graha Dipta. Jalan Pemuda, No.1 Jatinegara Kaum, Pulo Gadung, Jakarta 13250.

Ketika membeli, Anda akan diarahkan langsung oleh petugas, mulai dari mendapatkan nomor antrian hingga proses tunggu. Anda cukup menyiapkan KTP dan NPWP untuk mendapatkan faktur sebagai tanda pembelian.

Setelah menunggu giliran, transaksi penyerahan emas akan dilakukan di ruang tertutup. Ini untuk menjaga keamanan, terutama pelanggan. Begitu selesai, Anda sudah bisa langsung membawanya ke rumah.

Anda bisa membeli mulai dari 0,5 gram atau Rp520.000 hingga 1.000 gram atau Rp880-an juta. Selain itu, Anda juga bisa melakukan pembelian secara online PT Antam melalui logammulia.com.

Baca Juga: Cara Beli Emas Antam Online Dengan Mudah Panduan 2021

4. Unit Bisnis Antam

Pada dasarnya, tata cara pembelian emas Unit Bisnis Antam sama dengan Kantor Pusat PT Antam, yaitu datang ke outlet, mengambil antrean, menyiapkan KTP dan NPWP dan mengisi formulir, lalu mengambilnya di loket penyerahan emas.

Bedanya, tempat ini menawarkan layanan tatap muka yang memungkinkan Anda menawar emas sehingga mendapatkan harga lebih murah dari pasaran.

Dengan layanan itu, jumlah pembeli pun terbilang tinggi. Anda harus rela mengantri untuk menjadi salah satu pembeli dari kuota maksimal 150 pembeli per hari.

Animo masyarakat tersebut pun bisa dipahami mengingat pembeli juga bisa mendapat harga sekitar 1-2% lebih murah dari Kantor Pusat PT Antam. Tertarik? Langsung saja kunjungi Jl. Pemuda – Jl.Raya Bekasi Km.18 Pulogadung, Jakarta 13010.

5. Bank Syariah

Sebagai bank yang menganut konsep islami, bank syariah juga tidak ketinggalan menawarkan layanan pembelian emas. Sesuai prinsip syariah, biasanya bank akan menawarkan program cicilan dengan sistem akad jual beli atau murabahah.

Sistem ini memungkinkan Anda untuk menjalin kesepakatan dengan bank untuk menentukan margin keuntungan dari transaksi jual beli emas. Selain itu, bank syariah biasanya juga menerima layanan gadai emas dengan nilai 95% dari harga pasar.

Tertarik? Sebagai contoh, bila Anda tertarik mengikuti program cicilan emas, umumnya syarat-syarat adalah KTP/SIM/Paspor, berat minimal emas jika dijumlahkan 10 gram, WNI yang cukup umur, pegawai dari usia 21 tahun sampai maksimal 55 tahun, pensiunan maksimal berusia 70 tahun, dan maksimal berusia 60 tahun untuk wiraswasta dan profesional.

6. Toko Emas Online

Seperti diketahui, berkembangnya era digital diikuti penjualan berbagai jenis kebutuhan sehari-hari secara online. Hal yang sama juga berlaku pada transaksi jual beli emas. Kini, Anda sudah bisa memesan emas tanpa datang langsung ke toko.

Pembelian emas secara online umumnya dilakukan toko emas tradisional maupun toko yang khusus hadir untuk pembelian secara online. Tak jarang, toko-toko tersebut juga menjualnya melalui platform ecommerce.

Seperti disebutkan di atas, temukan dulu toko emas yang memiliki kredibilitas sehingga terpercaya. Setelah itu, perhatikan hal berikut:

·  Berapa harga emas yang ditawarkan bila dibandingkan dengan toko fisik maupun toko online lain

·  Apa saja pilihan pembayaran (termasuk cicilan kartu kredit 0%)

·  Berapa biaya-biaya yang dikenakan, seperti biaya administrasi, pengiriman, asuransi saat mengirimkan logam mulia, dan lainnya.

·  Bagaimana proses garansi bila pengiriman bermasalah

·  Apa aja promo dan kebijakan toko

Salah satu contoh toko emas online yang terpercaya adalah Tokopedia Emas. Melalui ecommerce ini, Anda bisa seperti sistem menabung emas konvensional, yaitu membeli, menabung, dan menjual emas yang dimiliki kapan saja saat harga pasar dirasa menguntungkan. 

Setiap gram emas yang Anda beli akan dikonversikan menjadi bentuk fisik dan akan dititipkan di Pegadaian. Tokopedia Emas menawarkan pembelian emas dalam nominal rendah, yaitu dengan minimal Rp5.000.

Baca Juga: 10 Aplikasi Investasi Emas Online Terbaik Di Indonesia

Kekurangan Beli Emas

Meski memiliki berbagai keuntungan yang memikat hati, tetap saja tidak ada produk investasi yang sempurna, tak terkecuali emas. Sebagai investor, Anda pun harus tahu segala kelebihan dan kekurangan produk investasi dan siap menghadapi risikonya.

Sebelum beli emas impian Anda, simak beberapa kekurangan produk logam mulia tersebut. Ini penting agar Anda menjadi investor yang tetap objektif.

Modal Yang diperlukan agar Besar

Menabung emas sudah pasti menguntungkan, tetapi modalnya juga besar. Mulai dari modal pembukaan rekening, transfer, biaya penyimpanan tahunan, dan pencetakannya.

Bahkan, menyimpan emas di tempat seperti Pegadaian pun Anda harus siap dengan biaya penyimpanan yang biasanya diminta di muka untuk per tahun. Tentu angkanya tidak sedikit.

Risiko Kehilangan Yang Cukup Tinggi

Disebut barang berharga pun, emas adalah barang. Artinya, sewaktu-waktu benda ini bisa hilang bila tidak disimpan dengan benar. Apalagi jika Anda berinvestasi dalam bentuk perhiasan, risiko jatuh atau hilang saat dipakai sangat mungkin terjadi.

Sebagai gantinya, Anda pun butuh tempat penyimpanan atau safety deposit box yang disediakan bank dan menggunakan layanan asuransi. Itu berarti, harus ada biaya tambahan untuk menyimpannya.

Terkena PPN Sebesar 10%

Seperti kepemilikan barang mewah lainnya, emas juga dikenai pajak, yaitu Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22.

Ketika membeli emas perhiasan, bersiaplah karena Anda akan dikenakan PPN sebesar 10%. Artinya, bila Anda membeli emas seharga Rp1 juta, maka Anda harus membayar Rp1,1 juta. Kabar baiknya, emas batangan tidak dikenakan PPN 10%, namun PPh 0,45% dan hanya dikenakan kepada badan usaha yang melakukan penjualan.

Tidak Memberikan Penghasilan Pasif

Seperti diketahui, emas tidak seperti saham atau obligasi yang memberikan bunga atau dividen tiap bulannya. Itu berarti, Anda tidak akan menerima penghasilan pasif dari investasi emas.

Bila Anda mengincar cash flow untuk pendapatan pasif dalam waktu singkat, tentu emas bukan jadi pilihan tepat. Emas hanya menguntungkan ketika Anda menjualnya pada saat nilainya sedang naik.

Proses Jual Beli Agak Repot

Meski emas sudah bisa dibeli secara digital, harus diakui prosesnya agak repot. Sebab, Anda harus memperhatikan harga, kadar kemurnian, hingga di mana toko emas yang terpercaya.

Pada saat proses jual beli emas juga sama. Di Pegadaian, misalnya, Anda harus datang ke kantor untuk membuka rekening terlebih dulu. Saat menjual pun, Anda hanya bisa bila Anda sudah punya 1 gram emas.

Bagaimana pun, memang tidak ada investasi yang sempurna. Emas memang sangat cocok dijadikan investasi jangka panjang karena harganya yang cenderung stabil. Terlebih, keuntungan yang tinggi membutuhkan modal yang tinggi.

Itu juga yang membuatnya kurang mentereng bila dibandingkan instrumen lain yang nilainya bisa naik lebih cepat. Tidak perlu patah arang. Ada banyak cara lain jika Anda mantap berinvestasi emas tapi juga menguntungkan dalam waktu relatif cepat. Penasaran? Terus lanjutkan membaca!

Investasi Emas Secara Mudah dan Murah dengan Trading Emas Online

Dalam sebuah pasar trading, jumlah transaksi emas sangat besar. Akibatnya, pasar trading emas menghadirkan cara baru berupa “kontrak emas” yang membolehkan banyak investor skala kecil dapat memulai investasi emas.

Daripada membeli 1 unit dalam satu waktu, investor juga dapat membeli 0,01 unit atau lebih kecil. Pasar yang mengizinkan investor bergabung dengan modal yang relatif kecil inilah yang dinamakan Contract for Difference (CFD).

CFD adalah kontrak yang menggunakan selisih harga emas berjangka sebagai target investasi. Investor tidak perlu benar-benar memiliki aset emas, hanya perlu sebagian kecil margin, terlepas dari apakah harga emas naik atau turun, mereka dapat berpartisipasi dalam transaksi dan mendapatkan keuntungan darinya.

Dibandingkan dengan membeli emas secara langsung, memperdagangkan emas dengan CFD memiliki banyak keuntungan:

  • Modal kecil
  • Cek bisa dicek harga realtime
  • Bisa menggunakan leverage yang melipatgandakan keuntungan hingga 1:100
  • Bisa mengambil keuntungan dari pasar yang naik dan turun
  • Tanpa risiko kehilangan tiak perlu penyimpanan 

Mirip dengan forex, CFD emas juga memiliki layanan leverage alias talangan dari broker. Artinya, Anda tidak perlu melakukan deposit dengan nilai yang tinggi untuk membuka posisi. Broker bisa menyediakan leverage antara 1:50, 1:100, hingga 1:200.

Sebagai contoh, bila Anda menggunakan leverage 1:100 untuk posisi $1815 (USD/ounce) Anda hanya perlu membuat deposit sebesar $18.15. Ketika Anda menutup posisi pada $1815, berarti keuntungan Anda adalah $20.

PerbandingkanBerdagang dengan leverageTanpa leverage
Ratio Leverage100:1 0
Harga beli$1815(100 Oz)$1815(100 Oz)
Lot1 lot(100 Oz)1 lot(100 Oz)
modal yang diperlukan18.15=100/ $1815 *1*$1815
Harga Jual$1835$1835
Keuntungan$20$20
Pulangan investasi110% 1.1% 

Lumayan bukan? Bila dibandingkan dengan investasi emas konvensional, Anda bisa mengambil keuntungan jauh lebih besar dengan modal jauh lebih kecil.

Catatan: Meskipun leverage sangat membantu trader karena dapat memperbesar keuntungan, leverage juga dapat memperbesar kerugian.

Metode investasi mana yang lebih baik bergantung pada selera finansial dan risiko Anda sendiri. Jika Anda tidak memiliki terlalu banyak modal dan ingin mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harga, maka Anda dapat memilih CFD.

Mengingat CFD hanya difasilitasi oleh broker atau pialang, Anda juga harus cermat dalam memilihnya. Salah satu pialang yang kami rekomendasikan di sini adalah Mitrade. Sebab, pialang asal Australia tersebut telah berlisensi ASIC dan memiliki fitur serta layanan yang fleksibel.

Apakah Mitrade Aman?

Mengingat aktivitas trading hanya melibatkan Anda dan pialang, sudah semestinya Anda memeriksa keamanannya. Dalam hal ini, Anda bisa mengetahui reputasi dan status perizinannya.

Untuk reputasi, Mitrade terbilang cukup mentereng karena menyabet berbagai penghargaan, salah satunya adalah “2020 Best Forex Broker Asia” dari Forex Awards. Untuk perizinan, Mitrade sudah diatur oleh Australian Securities and Investments Commission (ASIC) dan CIAM Securities Regulatory Commission.

Selain itu, untuk keamanan jaringan dalam website, aktivitas perdagangan Mitrade sudah dibekali enkripsi SSL. Ini berarti setiap transaksi di Mitrade sudah terhindar dari salah kirim data hingga pencurian data.

Mengapa Trading dengan Mitrade

Mitrade adalah broker internasional yang berfokus dalam trading foreign exchange (forex) dan layanan perdagangan kontrak untuk perbedaan atau CFD. Dua hal tersebut membuat layanannya sangat beragam.

Meski begitu, perusahaan asal Melbourne, Australia ini mem-branding diri sebagai platform trading yang sederhana dan ramah bagi semua orang. Untuk lebih mudahnya, berikut fitur dan keunggulan yang ditawarkan Mitrade:

  • Menawarkan layanan pelanggan 24/5 dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia
  • Mudah digunakan; platform trading yang efisien, intuitif, dan yang paling penting user-friendly
  • Memiliki pasar yang luas: lebih dari 100 pasar keuangan dunia, termasuk emas, dan digunakan hanya lewat satu platform
  • Trading emas dengan komisi nol! Anda hanya membayar spread dan biaya overnight saat membuka posisi.
  • Menawarkan trading yang bebas risiko karena Mitrade memiliki akun demo dengan uang virtual $50000

Cara Daftar di Mitrade

Setelah memahami berbagai fitur di atas dan memahami cara trading emas, kini buatlah akun. Caranya sangat mudah, tinggal siapkan identitas, uang, dan tekad untuk trading emas. Berikut informasi lengkapnya:

1. Buka Akun

Anda bisa membukanya dengan mengakses laman Mitrade, yaitu Mitrade.com dengan menggunakan VPN, atau mengunduh aplikasi Mitrade melalui Google Store atau AppStore. Setelah itu, buat akun dengan memasukkan alamat email dan sandi.  

2. Verifikasi Identitas

Setiap broker yang legal pasti akan memerlukan verifikasi identitas asli. Untuk itu, siapkan dokumen seperti paspor, SIM, hingga KTP.

Selain itu, broker biasanya juga akan memerlukan dokumen bukti alamat. Anda bisa mendapatkannya dari tagihan utilitas (telepon, listrik, gas, air, internet), tagihan bank atau kartu kredit, hingga dokumen pajak yang diterbitkan pemerintah.

3. Deposito

Selesai buka akaun, anda perlu melakukan deposit pertama serendah $50 saja. Klik deposito dan Isi jumlah  Anda sesuai dana dingin yang telah disiapkan. Dengan fitur real-time, uang Anda akan masuk deposito dengan waktu singkat.

4. Mulai Trading Emas

Setelah deposito terisi, tiba saatnya Anda membuka posisi. Mulai dengan mengatur besar posisi, leverage, kemudian membuka posisi long atau short sesuai analisis pasar Anda. Seperti disebutkan di atas, Anda juga bisa mengatur order pelindung untuk meminimalkan risiko, yaitu stop loss dan trailing stop loss.

 5. Memantau Posisi

Mengingat harga emas juga bisa fluktuatif, Anda pun wajib memantau pergerakan harga emas. Hal serupa juga perlu Anda terapkan dengan memantau posisi yang Anda buka. Dengan begitu, Anda dapat mengambil keputusan yang tepat saat menutup posisi.

6. Menutup Posisi

Setelah mengamati pergerakan harga dan grafik menunjukkan posisi Anda sedang profit, jangan ragu untuk segera menutup posisi. Begitu pula saat prediksi Anda tidak sesuai harapan, segeralah menutup posisi agar loss tidak terlalu besar.

Kesimpulan

Beli emas untuk investasi di masa depan sangat mudah dan menjanjikan. Namun, return dari investasi emas dalam jangka pendek sangat tidak signifikan. Sebab, pergerakan harga emas cenderung stabil dan Anda hanya mengambil keuntungan ketika menjualnya dengan harga lebih tinggi ketika membeli. Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan cara CFD bila ingin meraih keuntungan dalam waktu relatif singkat dan keuntungan relatif besar. 

FAQ


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan